Dalam post kali ini, aku ingin berbicara sedikit tentang sisi pandang aku pasal perhubungan (relationship) di usia 31. Oh btw, dah lama juga rupanya aku tidak menulis, padahal dulu menulis adalah satu eskapism aku bila mana aku tidak punya ruang untuk meluah. Namun sekarang bila sudah banyak terhanyut dengan tiktok dan media sosial, aku merasakan ruang tersebut lagi mudah untuk aku cope dengan rasa down aku. Aku tahu ia tidak sihat, tapi mungkin sebab sifatnya yang mudah diakses dan tidak memerlukan fokus span yang panjang, aku memilih jalan tersebut.
Oh dan lagi satu, aku mula kembali menonton kdrama, yang mana dulu zaman A-level, kdrama lah tempat aku mengisi masa lapang dan waktu di UK, aku stop lama sebab aku sedar ia semacam kurang berfaedah berbanding membaca, tapi sekarang aku kembali dengn kdrama sebab err mungkin aku dah bukan Amalina waktu di UK dulu. To be honest, aku rindu juga aku di zaman bulatan-bulatan gembira, cumanya bila aku mendewasa, aku rasa aku makin menjauh dan tidak dapat cope lagi dengan jalan tersebut. Aku belum cukup kuat untuk terus di jalan tu. Aku tahu saja, orang kata, kalau tak buat semua, jangan tinggal semua, namun ada peristiwa yang cukup terkesan untuk aku yang membuatkan aku rasa, cukuplah dengan silaturahim itu sebab aku tak mampu lagi berjalan dan berlari ke arah itu. Eh, sudah jauh juga aku mukadimah ni. Bukan tadi kata nak cakap pasal relationship ke.
Ok berbalik kepada relationship tu tadi,